Tak Terlihat Namun Terasa Ada, Tak Tersentuh Namun Menghasilkan Rindu.


Takdir yang menyatukan kita dan takdir pula yang memisahkan kita, Pernah kita berpisah dan pernah kita tidak bersama dalam menjalani hidup. Luka yang pernah engkau goreskan padaku tidak pernah berhasil sampai kedalam hatiku.

Hati yang pernah kau miliki, Hati yang pernah kau singgahi. Kini kau miliki selamanya, Hatiku hanya satu dan itu hanya untukmu. Tidak ada seorangpun yang bisa membuatku nyaman selain dirimu.
"Aku capek pura-pura Cinta sama kamu"
Kamu ingat kata yang pernah kamu lontarkan padaku? Ternyata kata-katamu itu tidak mampu menggores hatiku. Luka yang kau goreskan hanya sampai pada perasaanku.

Jika sekarang aku tidak bisa membuatmu Bahagia, Percayalah suatu saat aku akan membuatmu bahagia. Semua ini hanya perlu waktu, waktu, dan waktu.

Biar waktu yang menjawab "Kapan aku membuatmu Bahagia?", Sekarang kejarlah kebahagiaanmu sendiri. Ketika kamu hancur kembalilah padaku, Karna aku selalu terbuka untukmu walaupun kadang aku sering menjauh darimu. Percayalah itu hanya untuk membuatmu sadar bahwa aku akan selalu ada untukmu.

Aku sudah sejak lama menjadi yang terdepan ketika kamu Hancur, Dan aku sudah sejak lama menjadi orang yang paling Hancur ketika kamu Bahagia dengan orang lain.

Masih terlalu dini untuk membuat Komitmen yang pasti, Aku sadar itu. Sebab itu aku mengizikanmu untuk menyakitiku dan membuat luka pada perasaanku.

Tapi saat hatiku sudah tergores, Mungkin itulah akhir perjuanganku untukmu.

Sadarlah, Aku akan selalu bersamamu sampai kapanpun.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.